Thailand, 2 Maret 2026 – Marco Bezzecchi berhasil menghapus mimpi buruk Sabtu sebelumnya dengan meraih kemenangan di balapan utama MotoGP Thailand 2026, sekaligus menjadi pembalap Aprilia pertama yang menang tiga kali beruntun di ajang premier class.
Setelah mengalami kecelakaan saat memimpin pada Sprint Race akibat kesalahan saat menikung, Bezzecchi mengaku sangat penting untuk “reset” mental di balapan Minggu, 10 Maret 2024. “Kemarin saya terlalu memaksakan dan jadi gugup. Saya coba bawa motor seperti biasa tapi akhirnya jatuh,” jelas Bezzecchi.
Dalam balapan utama, Bezzecchi tampil dominan dari awal hingga akhir, meski harus mengelola keausan ban yang disebutnya “kritis.” Ia memuji kerja tim yang luar biasa dalam strategi pengelolaan ban. “Taktik manajemen ban sangat penting, dan tim melakukan pekerjaan luar biasa,” tambahnya.
Hasil ini mengukuhkan posisi Bezzecchi sebagai runner-up klasemen sementara MotoGP dengan selisih tujuh poin dari pemimpin klasemen Pedro Acosta, yang finis kedua di balapan ini mengakhiri dominasi empat pembalap Aprilia di lima besar.
Rekan satu tim Bezzecchi juga menunjukkan performa baik, dengan tiga pembalap Aprilia lainnya masuk lima besar, sementara pembalap Ducati terbaik, Fabio di Giannantonio, finis di posisi keenam.
Bezzecchi akan melanjutkan perjuangan di seri berikutnya di Brasil dengan target mempertahankan momentum positif ini. “Kami akan tetap fokus dan bekerja keras,” tutupnya.
Sumber: MotoGP, Crash.Net











